8 Perusahaan Data Center di Indonesia!

Kebutuhan data center di Indonesia saat ini mengalami peningkatan, terutama di masa pandemi semakin banyak perusahaan yang meningkatkan penggunaan aplikasi berbasis online serta digitalisasi dalam sistem perusahaan. Data center atau pusat data penting bagi perusahaan karena memberikan efisiensi, tenaga, waktu dan anggaran serta penerapan teknologi terkini. Khususnya bagi bisnis yang bergerak di bidang digital dan financial. 

Perusahaan besar kelas dunia juga ikut meramaikan pasar data center di Indonesia, karena dianggap memiliki potensi pasar yang potensial. Berdasarkan laporan JLL yang berjudul Data Centre in Indonesia Unveiling the Potential to Become The Next Digital Hub, sektor itu akan terus tumbuh dan berkembang pesat.Ini didorong oleh pertumbuhan generasi muda dan kelas menengah baru serta kebangkitan ekonomi digital. Beberapa perusahaan domestik juga ikut mengembangkan industri data center di wilayah Indonesia. 

1. Biznet Data Center

Biznet Data Center (BDC) memiliki dan mengoperasikan 3 data center di Indonesia, yang berlokasi di Jakarta, Jawa Barat dan Banten. Semua pusat data mendukung operasi redundan sepenuhnya dengan lebih dari 7.000 meter persegi ruang lantai yang ditinggikan. 

Data center pertamanya berlokasi di Jakarta tepatnya Gedung MidPlaza mulai beroperasi pada tahun 2001. Terletak di jantung Kawasan Pusat Bisnis Jakarta, fasilitas ini merupakan standar N+1 untuk sistem tenaga dan pendingin untuk mendukung operasi 24x7x365. Pusat data Jakarta adalah Tier-2, fasilitas netral operator berkualitas tinggi yang menawarkan solusi pusat data scalable yang andal, dirancang untuk memenuhi spesifikasi lembaga keuangan dan perusahaan telekomunikasi.

2. neuCentrIX

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) meresmikan data center neuCentrIX (Neutral Cloud & Internet Exchange). Data center ini merupakan data center Telkom yang ke-18 di Indonesia. Saat ini neuCentriX terdapat di 17 lokasi, di 11 kota di dalam negeri, 3 lokasi di Singapura dan 1 lokasi di Hong Kong.

Kehadiran neuCentriIX untuk mewujudkan misi mempercepat pembangunan infrastruktur dan platform digital cerdas yang berkelanjutan, ekonomis, dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat. Data center neuCentrIX juga dipergunakan untuk mengorkestrasi ekosistem digital demi memberikan pengalaman digital terbaik pada pelanggan. Tidak hanya itu Telkom juga tengah membangun data center dengan kapasitas terbesar di Indonesia di daerah Cikarang.

3. Amazon

Amazon sepertinya telah menunjukkan keseriusan mereka untuk melebarkan pasarnya di Indonesia. Tahun 2018, Amazon membuka kantor AWS perwakilan di Indonesia untuk mendukung basis pelanggan mereka di Indonesia. Amazon membawa layanan berbasis cloud yaitu Amazon Web Services (AWS) ke Indonesia. Saat ini Amazon tengah membangun infrastruktud data centernya di Jawa Barat. Nilai investasi Amazon di Indonesia sekitar Rp 30-40 triliun untuk mendukung bisnis komputasi awan.

Data center oleh Amazon tidak hanya akan melayani wilayah Indonesia saja, tapi juga beberapa negara lain di Asia Tenggara. Country Leader Amazon Web Service (AWS) Indonesia Gunawan Susanto memastikan bahwa AWS akan membuka data center pertamanya di Indonesia pada akhir 2021.

4. Alibaba

Alibaba Cloud memiliki tiga data center di Indonesia untuk menyediakan infrastruktur cloud yang terpercaya, aman dan berkinerja tinggi. Perlu diketahui, Alibaba cloud meluncurkan data center pertama di Indonesia tahun 2018, data center kedua pada Januari tahun 2019 dan data center ketiga pada pada Juni 2021 serta melalukan investasi dengan meluncurkan data scrubbing center pertama pada Maret 2021. Kehadiran data center ke-3 Alibaba Cloud menawarkan beberapa kemampuan, mulai dari database, computing, network, dan data analytics.

Dengan adanya data center ke-3 ini Alibaba menambah nilai investasinya di Indonesia sebesar 28 Miliar USD atau sekitar 403,6 triliun rupiah. Alibaba Cloud saat ini sudah bekerja sama dengan beberapa perusahaan di Indonesia yang diantaranya adalah Adira Finance, Astra Financial, Amar Bank, hingga Tokopedia.

5. Tencent

Salah satu anak usaha Tencent yaitu Tencent Cloud telah meresmikan Internet Data Center (IDC) pertamanya di Indonesia. Hal ini merupakan langkah untuk memperkuat bisnis komputasi awan alias cloud di Indonesia. Baru-baru ini Tencent Cloud mengonfirmasi data center kedua di Indonesia akan segera dibangun pada akhir 2021.

Data Center yang dibangun di Indonsia ini akan digunakan untuk solusi cloud serta pemenuhan kebutuhan bisnis di Indonesia dan wilayah Asia. IDC Tencent Cloud terletak di pusat bisnis Jakarta dan telah beroperasi melengkapi akses backbone serta jaringan dari semua penyedia layanan internet utama di Indonesia dan global.

Tencent menawarkan layanan cloud yang berkinerja tinggi, berkebutuhan perawatan yang mudah, pintar, dan fleksibel bagi para pelanggan Indonesia. Seperti jasa dukungan untuk industri layanan keuangan. Produk Tencent Cloud seperti database TDSQL yang telah tersertifikasi secara finansial, eKYC, OCR, dan banyak teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) lainnya. Bank-bank Indonesia seperti Bank Neo Commerce dan Bank Mega juga menggunakan layanan Tencent Cloud.

6. DCI Indonesia

PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) mengumumkan pembangunan lokasi kedua hyperscale data center kampus DCI di daerah Karawang. Dengan adanya data center baru ini, DCI mampu memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia di tengah percepatan digitalisasi dengan menyediakan hyperscale data center campus berkapasitas lebih dari 1000 Megawatt.

Adapun Indonesia saat ini memiliki kapasitas 70 MW yang separuhnya dioperasikan oleh DCII. PT DCI Indonesia Tbk (DCII) berencana akan membangun gedung data center baru secara berkelanjutan di dalam area data center seluas 8,5 hektar dengan total kapasitas listrik sebesar 300 MW. DCI Indonesia juga melakukan inovasi dengan mulai melakukan pengoperasian data centernya menggunakan energi terbaharukan.

7. Microsoft

Microsoft resmi mengumumkan akan membangun data pusat data center pertamanya di Indonesia. Rencana pembangunan data center Microsoft merupakan langkah investasi paling signifikan Microsoft selama 26 tahun di Indonesia.

Data Center Microsoft di Indonesia ini menjadi bagian dari infrastruktur cloud global Microsoft (Microsoft Azure). Saat ini, perusahaan yang didirikan oleh Bill Gates ini memiliki data center yang tersebar lebih dari 60 wilayah di beberapa negara termasuk Indonesia. Dengan tersedianya pusat data lokal di Indonesia, Microsoft berharap pelanggan di Indonesia memiliki akses yang lebih cepat ke layanan cloud Microsoft (Microsoft Azure) serta dapat menyimpan datanya di Indonesia.

8. Huawei

3 Indonesia bekerja sama dengan Huawei baru-baru ini membangun data center baru di Malang pada tahun 2020 dengan menerapkan solusi modular prefabrikasi yang diklaim inovatif lantaran mampu memangkas waktu konstruksi 2 kali lebih cepat, dari 3 bulan menjadi 40 hari. Ini adalah penerapan solusi modular pertama untuk data center industri di Indonesia.

Perkembangan Data Center di Indonesia cukup menarik sejak tahun 2020. Hal ini dibuktikan dari banyaknya pemain besar data center yang masuk ke Indonesia membuat Indonesia menjadi tempat yang prospektif untuk melakukan bisnis terutama untuk bisnis yang berbasis digital.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapetin Insight seputar Digital Marketing & Sosial Media di Grup Telegram. GRATIS!
Join Grup Telegram