Contact - blog.egiandrea(at)gmail.com
lingkungan bersih dan sehat

12 Tips & Cara Menjaga Kebersihan Lingkungan!

Kita semua tentu menginginkan lingkungan bersih dan sehat? Ada banyak masalah di lingkungan masing-masing salah satunya banjir. Penyebab banjir tidak berasal dari penataan ruang kota yang kurang tepat, tetapi karena kesalahan masyarakat itu sendiri. Kebiasaan membuang sampah sembarangan menjadi salah satu penyebabnya, dan masih banyak lagi. 

Tak hanya untuk mencegah banjir, menjaga kebersihan lingkungan sudah pasti akan membuat masyarakat sekitar menjadi lebih sehat dan terhindar dari sejumlah penyakit. Selain itu, lingkungan yang bersih dan terawat tentu lebih sedap dipandang dan bikin betah tentunya.

Foto oleh mali maeder dari Pexels

Berikut saya akan akan membagikan 12 cara menjaga kebersihan lingkungan sekitar!

  1. Selalu Membersihkan Lingkungan Rumah

    Jika kamu tinggal dirumah, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah membersihkan lingkungan sekitarmu termasuk rumahmu. Rumah adalah tempat kita beraktifitas sehari hari sehingga sangat penting untuk dijaga kebersihannya. Kamu bisa rutin menyapu lantai rumah agar terhindar dari debu, selain itu juga membersihkan tempat tempat yang sering kotor seperti dapur dan toilet. 

  2. Tidak Membuang Sampah Sembarangan

    Sampah saat ini sudah menjadi isu yang krusial di masyarakat, jumlah sampah yang menumpuk selain itu kebiasaan buruk masyarakat yang membuang sampah sembarangan seperti di sungai, jalan, dan di lahan kosong yang bukan tempatnya. Kebiasaan ini harus dihindari, karena selain membuat lingkungan menjadi kotor dan tidak sehat, juga dapat menjadi sumber penyakit. Belum lagi jika menumpuk bukan tidak mungkin dapat menyebabkan banjir.

  3. Memisahkan Jenis Sampah

    Jika kamu sudah rutin membuang sampah pada tempatnya, maka langkah selanjutnya yang perlu kamu coba adalah memisahkan jenis sampah berdasarkan jenisnya. Sampah Organik yaitu sampah yang berasal dari tumbuhan seperti daun, sayur dan sejenisnya. 
    Sampah Anorganik contohnya adalah plastik, kaleng, styrofoam, dan sebagainya.

    Berbeda dengan sampah organik, bahan anorganik yang rata-rata merupakan benda yang diciptakan oleh mesin sangat sulit terurai. Terakhir adalah sampah bahan Berbahaya dan Beracun. Contohnya adalah pecahan kaca, bahan-bahan kimia, dan benda berbahaya lainnya. Jika kamu memilah sampah berdasarkan jenis dan kategorinya diharapkan dapat memudahkan petugas kebersihan serta mengurangi resiko bahaya bagi petugas kebersihan dan masyarakat sekitar. 

  4. Mengurangi Konsumsi Plastik

    Beberapa daerah di Indonesia saat ini sudah melarang penggunaan plastik, seperti di daerah Jakarta dan Bali. Kamu dapat memulai langkah ini untuk mengurangi sampah yang ditimbulkan dari plastik sekali pakai, contohnya dengan membawa tas belanja sendiri, tidak membeli air mineral sekali pakai, selalu membawa tumbler minuman, tidak menggunakan sedotan plastik dan masih banyak lagi. 

  5. Mendaur Ulang Sampah

    Mengapa kamu perlu mendaur ulang sampah? Selain karena murah karena memanfaatkan barang tidak berguna menjadi memiliki nilai guna, kau juga bisa mengurangi jumlah sampah. Misalnya, kaleng bekas cat bisa dimanfaatkan sebagai pengganti pot bunga. Kemudian, bungkus deterjen juga bisa dijalin agar dapat menjadi tas belanja yang sederhana. Ada banyak jenis sampah yang bisa kamu daur ulangm bahkan saat ini kau bisa mencari ide melalui youtube. Bermanfaat untuk mengisi waktu luangmu, temukan sampah-sampah yang berpotensi untuk didaur ulang menjadi benda yang aman dan tidak berbahaya meskipun akan digunakan kembali.

  6. Menggunakan Pupuk Kompos

    Ini cocok untuk kamu yang suka bercocok tanam di rumah, selain karena sehat jika kamu menggunakan pupuk kompos yang berasal dari sampah organik, tentu kamu juga dapat menjamin tanaman sayur dan buah yang kamu tanam terbebas dari zat kimia berbahaya. Sudah hemat, dapat sehat pula! 

  7. Tidak Membuang Limbah Rumah Tangga Sembarangan

    Limbah rumah tangga adalah limbah yang berasal dari dapur, kamar mandi, cucian, limbah bekas industri rumah tangga dan kotoran manusia. Pengolahan limbah rumah tangga biasanya dihasilkan dari berbagai aktivitas, seperti: mandi, buang air kecil, buang air besar, cuci tangan, cuci alat masak dan alat makan, cuci pakaian, cuci kendaraan ataupun aktivitas lainnya.

    Banyak rumah secara sengaja mengalirkan buangan limbah tersebut ke selokan ataupun sungai yang ada disekitarnya. Hal ini mengakibatkan munculnya kerusakan lingkungan yang akan membawa dampak buruk lain pada kehidupan di masyarakat. Bila limbah dibuang langsung ke sungai, air sungai akan tercemar oleh zat kimia dan berbagai bakteri berbahaya yang akan menyebar lebih luas.

  8. Kerja Bakti di Lingkungan Sekitar

    Rasanya sia-sia jika kamu hanya peduli pada lingkungan rumahmu, ada baiknya kamu ikut serta dalam kegiatan gotong royong di sekitar komplek atau daerahmu. Biasanya kegiatan ini dilakukan rutin, artinya kamu sudah berperan dalam menjaga kesehatan lingkungan sekitarmu. Jika tidak ada kegiatan gotong royong, mungkin kamu bisa menjadi pelopor dengan mengajak tetangga atau teman-teman sekitarmu untuk membersihkan area area yang kotor, membersihkan selokan untuk mencegah dari banjir. 

  9. Melakukan Penanaman Kembali

    Reboisasi artinya melakukan penghijauan kembali dengan tujuan alam menjadi hijau dan biasanya dilakukan di hutan yang sudah menjadi gundul agar bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Hutan ini memiliki fungsi sebagai penyimpan cadangan air, pelindung manusia dan juga aneka satwa. Namun kamu tidak perlu berkecil hati, kamu juga dapat melakukan reboisasi dengan 2 cara, yaitu menanam tanaman disekitar rumahmu agar menjadi lebih hijau, atau cara lainnya kamu bisa berdonasi melalui organisasi lingkungan yang berfokus melakukan reboisasi.

  10. Menjaga Saluran Air

    Saluran air ternyata punya peran penting lih dalam banyak hal. Bayangkan jika saluran air di rumahmu kotor: nyamuk akan bersarang dan berkembang biak di sana, saluran air menjadi tersumbat sampah, bau tidak sedap pun akan timbul, kuman penyakit pun bertebaran. Tidak mau hal ini menimpa keluargamu, kan? Oleh karena itu penting untuk kamu menjaga saluran air tidak kotor ataupun tersumbat.

  11. Membersihkan Selokan

    Tahukah kamu bahwa selokan yang tersumbat seringkali menjadi penyebab banjir? Nggak pengen dong, jika lingkungan sudah bersih tetapi saat hujan datang justru lingkungan sekitarmu kebanjiran hanya karena selokan yang tersumbat sampah ataupun tanah. Kamu juga harus rutin memperhatikan selokan serta membersihkannya jika ada sumbatan yang mengganggu saluran air. 

  12. Sosialisasi Pentingnya Kebersihan

    Langkah terakhir adalah melakukan sosialisasi, minimal kepada teman dan keluarga terdekat. Semakin banyak yang mengambil peran untuk menjaga lingkungan maka akan semangkin sehat lingkungan sekitar kita. Saya melakukan sosialisasi melalui tulisan di blog ini, kamu juga dapat melakukan sosialisasi dengan memberikan contoh dan membagikannya di sosial media serta mengikuti gerakan yang bertujuan menjaga kebersihan lingkungan!

Itulah 12 Tips dan cara menjaga kebersihan lingkungan, jadi kamu sudah mulai dari mana? Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan Informasi Terupdate Seputar Digital Marketing. GRATIS!
Join Grup Telegram