5 Tips Memulai Investasi Saham!

Bingung mulai dari mana dan gimana cara main investasi? Ini adalah problem yang seringkali didapati teman-teman pemula yang ingin mencoba bermain saham. Trading saham adalah jenis investasi yang menjanjikan untuk masa depan. Dengan keuntungan yang besar dalam permainan saham, ada pula profil resiko yang perlu diwaspadai dan dicermati. 

Banyak kesalahan yang dilakukan oleh pemula, dari mulai sekedar ikut ikutan, hingga melakukan investasi di saham tanpa analisa yang kuat. Kesalahan ini seringkali membawa pada dampak yang tidak kita harapkan seperti memerahnya portofolio hingga berujung pada cut loss. Lantas apa saya tips dasar memulai investasi saham?

Tips Memulai Investasi Saham

Before you jump into the water, you better check what’s in it – sebelum kamu mulai membeli suatu saham, yuk simak ahasia Jitu Investasi Saham

  1. Back To The Basic – Pelajari Ilmu Saham

    Hal pertama yang dilakukan sebelum terjun ke dunia saham adalah memahami ilmu saham mulai dari pengertian, subjek-subjek, hingga cara kerja. Mulai dari apa itu saham, deviden, capital gain, likuiditas dan sebagainya. Untuk mempelajari ilmu dasar dalam dunia saham bisa banget cek artikel “Basic Knowledge : Pengertian dan Istilah Dalam Dunia Saham”.

  2. Research Your Emiten – Tinjau Perusahaan

    Setelah mempelajari pengertian, subjek-subjek, dan cara kerja dunia investasi saham. Next, wajib hukumnya buat kamu untuk meninjau perusahaan mulai dari laporan keuangan perusahaan, corporate action, atau kinerja perusahan dan segala informasi material lainnya. Ijin resmi perusahaan dalam BEI juga perlu kamu perhatikan.

    Selain itu likuiditas perusahaan juga merupakan hal penting yang harus kalian highlight. Perusahaan dengan likuiditas yang tinggi atau perusahaan LQ 45 cocok bagi kalian yang baru banget masuk ke dunia investasi saham. Berikut beberapa perusahaan yang masuk ke dalam LQ 45 adalah Bank Central Asia (BBCA), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Unilever Indonesia (UNVR), dan Waskita Karya (WSKT).

  3. Update Berita Terkini

    Untuk pertimbangan jual dan beli saham kamu juga perlu mengikuti perkembangan dunia ekonomi sampai politik. Karena setiap peristiwa ekonomi sampai politik pun mempengaruhi jual-beli yang terjadi di pasar saham. One time, pada 27 Juli 2020, Ellon Musk – yes, that CEO of Tesla, bercuit lewat akun Twitter nya “Nikel adalah tantangan terbesar untuk baterai volume tinggi dan jarak jauh! Australia & Kanada melakukannya dengan cukup baik. Produksi nikel AS secara obyektif sangat timpang. Indonesia bagus!”

    Rencana tesla untuk membangun pabrik baterai di Indonesia menjadi angin segar bagi harga nikel Indonesia setelah penurunan harga nikel secara global. Setelah cuitan Ellon Musk tersebut, saham perusahaan Nikel Indonesia mengalami kenaikan dan membaik. Pemulihan ekonomi global pun ikut mendukung solidnya harga nikel sampai tahun depan.

  4. Timing Yang Tepat

    Setelah meninjau perusahaan dan peristiwa terkini, kalian dapat menentukan timing yang tepat untuk melakukan transaksi jual atau beli. Disaat grafik IHSG naik itulah saat yang tepat untuk mulai transaksi! IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan Indonesia selalu mengalami kenaikan dan penurunan. Nah, penting bagi kalian untuk wait and see bila grafik IHSG sedang turun. Sebaliknya bila grafik IHSG sedang naik, roll your sleeves and let’s work it up!

  5. Knows When To Roll And Throw The Punch

    Wait! Satu hal pula yang perlu diingat dalam permainan jual-beli saham, adalah mengontrol emosi kita. Kita harus tau kapan harus menahan (hold) atau menjual saham yang kita punya. Jangan gegabah atau terlalu serakah dengan mempertaruhkan segala yang kita punya untuk saham tersebut. 

Clear enough? Setelah membaca strategi diatas kamu bisa mulai mempersiapkan apa saja yang diperlukan sebelum terjun ke dunia saham. Mulai pahami istilah dunia saham, pelajari emiten pilihan kamu, update dengan berita terkini, pilih waktu yang tepat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *