Egi Andrea Digital Marketing yang sedang tertarik dengan SEO dan Blogging | Semoga tulisan saya bisa memberikan manfaat! blog.egiandrea(at)gmail.com

Mengenal Istilah Work From Home (WFH)

2 min read

Apa itu WFH atau Work From Home?

WFH adalah Work From Home atau bekerja dari rumah. Artinya, karyawan tidak perlu datang ke kantor dan bisa bekerja dari tempat tinggalnya. Tetapi tidak semua pekerjaan cocok menggunakan pola WFH atau umum juga disebut remote. Bidang jasa yang langsung berhubungan dengan customer seperti resepsionis, satpam, kasir, dan sebagainya tentu agak sulit apabila diubah dengan skema remote.

Pekerjaan yang berhubungan dengan administrasi dan keuangan relatif masih bisa dikerjakan secara remote, meskipun sesekali juga perlu hadir secara fisik. Demikian halnya dengan bidang TI, seperti jasa konsultan dan pengembangan aplikasi. Untuk jasa konsultasi dan programer bisa dilakukan secara remote, asal komunikasi dengan anggota sesama tim dan dengan klien berjalan dengan baik. Jika dibutuhkan rapat bisa melakukan rapat online dengan klien menggunakan aplikasi video conference semacam Google HangOut dan Zoom

Perusahaan-perusahaan multinasional di Jakarta sudah umum dalam penerapan work from home. Sepintas bekerja dari rumah nampak menyenangkan. Kita bisa bekerja di atas kasur dengan masih menggunakan piyama. Belum mandi pun tak masalah karena kita tak bertemu secara fisik dengan teman sekantor. 

Keuntungan Work From Home

  1. Akan ada lebih banyak pelamar pekerjaan untuk pekerjaan tertentu dengan orang-orang yang memiliki kendala untuk pergi ke kantor seperti orang-orang disabilitas bahkan orang tua yang sulit meninggalkan anak mereka.
  2. Keseimbangan kehidupan kerja lebih terjaka karena banyak orang mengklaim suasana kerja bisa lebih tenang di ramah sehingga membantu berkonsentrasi pada pekerjaan serta dapat menyelesaikan pekerjaan yang ditugaskan dengan cepat tanpa terkendala beban lamanya perjalanan.
  3. Banyak penghematan dengan biaya infrastruktur kantor seperti ruang, tagihan listrik dll.
  4. Karyawan merasa termotivasi karena mereka mendapatkan keseimbangan kehidupan kerja yang baik, dan meningkatkan produktivitas mereka.

Kekurangan Work From Home

  1. Selalu ada masalah dengan memonitor pekerjaan. Umumnya seperti kesalahpahaman dalam pekerjaaan dan kurangnya komunikasi terutama untuk pekerjaan yang membutuhkan kerjasama tim.
  2. Sering ada masalah keamanan dengan data yang ditransfer dan yang tidak dapat dipantau.
  3. Tidak semua pekerjaan cocok untuk pekerjaan dengan konsep Work From Home, terkadang masalah komunikasi antar karyawan membuatnya bermasalah untuk suatu pekerjaan.
  4. Kurangnya bersosialisasi dengan konsep kerja Work From Home juga dapat merugikan manusia yang dasarnya adalah makhluk sosial. Serta kurangnya keterbukaan saat sharing seputar pekerjaan.
  5. Bagi beberapa orang, berinteraksi dengan orang lain adalah kesempatan untuk mendapatkan menyegarkan pikiran. Hal ini bisa membuat kita cepet merasa bosan.

Cara tetap efektif saat bekerja di rumah (WFH)

1. Pertahankan Jam Kerja Secara Teratur

Ini adalah langkah pertama untuk memastikan produktivitas saat work from home. Memang sangat menggoda untuk memberi kamu fleksibilitas total saat memulai, istirahat, dan santai. Tetapi, kamu akan rugi sendiri jika tidak menjaga dirimu untuk tetap konsisten. Menetapkan jam kerja secara teratur membuat kamu bertanggung jawab kepada diri sendiri dan atasanmu. Ini membuat kamu lebih mungkin untuk menyelesaikan semua pekerjaan.

2. Rencanakan Alur Kerja Anda

Sebelum kamu mulai bekerja, pastikan kamu tahu apa prioritas untuk hari itu, berapa lama kamu pikir bisa menyelesaikan semuanya, dan apa yang akan kamu kerjakan jika punya waktu ekstra.

3. Istirahat Sejenak

Merencanakan untuk istirahat juga perlu dilakukan saat work from home. Pastikan kamu mendapatkan cukup istirahat, mengonsumsi camilan sehat, dan berhubungan dengan orang lain di rumah jika memungkinkan. Semua kegiatan ini memungkinkan kamu untuk me-refresh, membuat aliran darah lancar, dan memastikan kamu siap menangani tugas-tugas berikutnya.

4. Berpakaian seperti Sedang Bekerja

Bahkan jika kamu tak akan berinteraksi dengan orang lain sepanjang hari karena work from home, penting untuk berpakaian rapi dan bagus. Ini termasuk mandi dan menyikat gigi. Hal tersebut bisa memberi tahu otak Anda bahwa itu adalah waktu kerja, bukan waktu relaksasi, dan itu akan memberi kamu lebih banyak energi. Celana olahraga dan T-shirt mungkin lebih nyaman, tetapi kamu juga mungkin merasa lamban, mengantuk, atau tidak termotivasi.

5. Buat Suasana Kantor di Rumah

Work from home mungkin membuat Anda tergoda untuk bekerja dari sofa atau bahkan tempat tidur, tetapi ini bisa sangat merugikan produktivitas Anda. Cobalah untuk selalu bekerja dari ruangan, meja, atau kursi yang konsisten, untuk memberi tahu otak Anda bahwa sudah waktunya untuk bekerja, bukan relaksasi.

6. Kurangi Gangguan

Bekerja di rumah menjadi efisien jika tak ada teman atau pasangan yang mengganggu. Tetapkan batasan untuk anak-anak, hewan peliharaan, dan pasangan atau teman. Cobalah mendorong mereka untuk meninggalkan kamu sendirian saat sedang bekerja sehingga dapat tetap fokus.

Egi Andrea Digital Marketing yang sedang tertarik dengan SEO dan Blogging | Semoga tulisan saya bisa memberikan manfaat! blog.egiandrea(at)gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *