Egi Andrea Digital Marketing & Digital Specialist - Pekerja Dunia Nyata, Pengangguran Dunia Maya.

Mengenal MICE dan Perkembangannya di Indonesia

2 min read

Pengertian MICE

Kepanjangan MICE sebagai meeting, incentive, conference and exhibition yang telah dikenal secara luas di dunia dan menjadi istilah umum dalam industri pariwisata. Industri MICE merupakan industri yang masih muda, di kenal di Eropa dan Amerika Utara sekitar 50 tahun yang lalu dan bahkan lebih mudah di beberapa kawasan dunia lainnya, tetapi dengan cepat indiustri ini menjadi matang terutama di negara-negara sedang berkembang, karena jelas terlihat perkembangannya mampu memberikan dampak ekonomi yang tinggi.

Perkembangan MICE di Indonesia

Istilah MICE di Indonesia dikenal juga dengan nama wisata konvensi, kegiatan wisata konvensi ini merupakan bagian dari kegiatan pariwisata, karena banyak sekali menggunakana fasilitas pariwisata dalam pelaksanaannya, sehingga kegiatan ini merupakan kegiatan yang berkarakteristik padat karya, memberikan kontribusi baik dari sisi penyediaan tenaga kerja maupun dalam memberikan devisa negara.

Sejak tahun 1980-an kegiatan MICE di Indonesia menunjukan peningkatan jumlah peserta yang tinggi dengan jumlah pengeluaran rata-rata perhari sebesar US$ 210 untuk setiap peserta konvensi. Dibandingkan dengan wisatawan yang sengaja datang ke Indonesia untuk berwisata, pengeluaran mereka hanya sebesar US$ 400 untuk 7-12 hari.

Dengan demikian pengeluaran peserta wisata konvensi juga membawa serta spouse (istrinya), anak atau bahkan temannya yang berdampak pada pengeluaran peserta selama mengikuti kegiatan kovensi menjadi lebih besar (Pendit, 1999).

Kegiatan MICE juga dihubungkan dengan kegiatan pariwisata. Definisi juga diberikan untuk wisata kovensi, seperti yang diberikan oleh Pendit (1999): Usaha jasa konvensi, perjalanan insentive, dan pameran merupakan usaha dengan kegiatan memberi jasa pelayanan bagi suatu pertemuan sekelompok orang (negarawan, usahawan, cendikiawan, dan sebagainya) untuk membahas masalah-masalah yang berkaitan dengan kepentingan bersama.

Pada umummnya kegiatan kovensi berkaitan dengan usaha pariwisata lainnya, seperti transportasi, akomodasi hiburan (entertaiment), perjalanan pra- dan pasca- konfrensi (pre- and post- conference tours).

Dampak MICE di Indonesia

MICE (Meeting, Incentive, Confference and Exhibition) sudah memberikan warna yang bermacam- macam terhadap jenis aktivitas industri jasa yang identik dengan pemberian pelayan/ services. MICE merupakan bisnis yang memberikan kontribusi besar secara ekonomi terlebih untuk negeri berkembang. Kualitas pelayanan yang diberikan sanggup memberikan kepuasan kepada setiap partisipan, industri MICE sanggup membagikan keuntungan yang besar untuk para pelakon usaha di industri tersebut. Berkembangnya industri MICE bagaikan industri baru yang mampu menguntungkan bagi banyak pihak, sebab industri MICE ini ialah industri yang kompleks serta membutuhkan banyak pihak.

Alasan inilah yang menjadikan tingkatan perkembangan para pengusaha penyelenggara MICE bermunculan, sehingga tidak dipungkiri industri MICE bagaikan industri masa kini yang banyak diminati oleh para pelakon bisnis. Aktivitas bisnis MICE sudah membuka lapangan kerja baru, tidak hanya menghasilkan tenaga kerja musiman saja, namun juga sudah menghasilkan pekerjaan yang tetap untuk banyak warga. Indonesia dengan daerah yang strategis dan mempunyai daya tarik tertentu untuk tumbuhnya industri MICE. Disisi lain krisis ekonomi yang mengenai negara- negara maju pula ikut pengaruhi untuk pasar MICE buat memindahkan aktivitas MICE- nya di Indonesia.

Kegiatan bisnis MICE di Indonesia telah membuka banyak lapangan kerja baru, tidak hanya menciptakan tenaga kerja musiman saja, tetapi juga telah menciptakan pekerjaan yang tetap bagi banyak masyarakat yang memiliki kemampuan tidak berbeda dengan bisnis pariwisata yang banyak diciptakan di negara-negara sedang berkembang.

Kegiatan konfrensi dan bisnis MICE merupakan bisnis yang memiliki dampak negatif lebih kecil pada lingkungan daripada yang di lakukan mass tourism, karena bisnis ini fokus pada jumlah peserta yang tidak terlalu banyak, sehingga kegunaan transportasi akan lebih berkurang sehingga akan mengurangi kemacetan serta polusi yang ditimbulkan (Rogers, 2003).

Kegiatan Industri MICE sebagai industri baru masa kini menunjukan bahwa MICE sebagi salah satu sektor dalam bisnis pariwisata, karena kegiatan MICE merupakan kegiatan bisnis wisata yang tujuan utama dari para delegasi atau peserta kegiatan MICE adalah melakukan perjalanan dan menghadiri suatu kegiatan atau event yang berhubungan dengan bisnisnya sambil menikmati kegiatan wisata secara bersama-sama.

Egi Andrea Digital Marketing & Digital Specialist - Pekerja Dunia Nyata, Pengangguran Dunia Maya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *