Payment Aggregator dan Gateway? Ini Perbedaannya!

Di masa pandemi ini para pengusaha online dituntut untuk memiliki sistem pembayaran memadai yang dapat mengakomodasi kebutuhan pelanggan. Hal inilah yang mendorong para pebisnis untuk memanfaatkan payment aggregator melalui transfer bank.

Awalnya penggunaan sistem pembayaran ini memudahkan usaha online para pebisnis. Tapi lama kelamaan, para pebisnis tersebut kesulitan mengidentifikasi setiap uang yang masuk apalagi ketika jumlah pelanggan yang transfer mencapai ratusan. Hal ini semakin rumit ketika para pebisnis memutuskan membuka sebuah website agar pelanggannya bisa bertransaksi dengan lebih mudah.

Pelanggan mulai banyak yang bertanya nomor rekening lain untuk transfer karena mereka enggan mengeluarkan biaya administrasi jika harus transfer ke BCA. Beberapa kali para pebisnis tersebut juga sempat kecolongan mengirimkan barang kepada pelanggan yang ternyata uangnya belum masuk ke rekening tetapi mengaku sudah. 

Bahkan ketika mempekerjakan seorang tenaga admin untuk mengurusi masalah transfer pun pebisnis-pebisnis tersebut masih menemukan banyak kendala bahkan beberapa kali hampir tertipu. Sampai akhirnya seorang teman memperkenalkan pebisnis pada jasa payment aggregator dan payment gateway. 

Sejak menggunakan jasa sistem pembayaran online tersebut, pebisnis lebih fokus pada manajemen stok dan pengiriman barang-barang yang dijualnya. Mereka tidak perlu repot lagi mengurusi pembayaran karena setiap transaksi berhasil, uang langsung masuk ke rekening mereka dan ia bisa langsung mengirimkan ke pelanggan.

Kisah di atas pasti menimbulkan pertanyaan di benak kita tentang apa itu payment aggregator dan payment gateway dan apa perbedaan kedua sistem pembayaran online ini. Tapi sebelum membahas perbedaanya, mari kita pahami dulu fungsi dan cara kerja kedua sistem tersebut.

Mengenal Payment Aggregator dan Payment Gateway

Aggregator merupakan layanan yang menjadi perantara sistem pembayaran toko atau merchant untuk pembayaran online dan offline. Sementara platform gateway merupakan layanan pembayaran berbasis software yang memungkinkan pembayaran melalui website atau aplikasi yang dimiliki pengusaha.

Dari pengertian tersebut sudah terlihat bukan, perbedaan dua layanan ini? Sementara dilihat dari fungsinya, kedua platform ini memiliki fungsi yang hampir sama. Bedanya, aggregator bertindak sebagai layanan lapisan agar sistem pembayaran bisa dilakukan secara online maupun offline.

Sementara gateway berlaku sebagai perantara transaksi antara pembeli dan online merchant. Soal cara kerja, keduanya sama-sama memanfaatkan teknologi khusus untuk menjembatani merchant dengan bank agar proses pembayaran bisa berjalan lancar tanpa terganjal proses birokrasi.

Perbedaan Payment Aggregator dan Payment Gateway

Setelah menyimak pengertian, fungsi, dan cara kerja kedua platform pembayaran tersebut, selanjutnya mari kita bahas perbedaan keduanya dari beberapa faktor:

1. Faktor Penyedia Layanan

Layanan gateway biasanya berbentuk aplikasi atau perangkat lunak yang berfungsi sebagai PoS (Point of Sales) dan beraktivitas secara online. Sedangkan aggregator adalah layanan yang menghubungkan bank dengan merchant atau bank dengan pelanggan untuk melakukan proses pembayaran.

Biasanya aggregator memanfaatkan link yang berfungsi penting untuk melancarkan setiap proses. Tanpa adanya link, tidak akan ada pembayaran yang diproses dan pengguna jasa tidak akan memperoleh pembayaran dari pelanggan. 

Perbedaan layanan tersebut memungkinkan fasilitas gateway tidak bisa memberikan service sebagaimana aggregator. Sementara sebaliknya, aggregator justru juga bisa menawarkan layanan sebagaimana platform gateway.

2. Fungsi 

Meskipun sama-sama memiliki fungsi sebagai penyedia layanan pembayaran, nyatanya dari segi ini pun ada perbedaan yang membuat keduanya unik. Fungsi aggregator adalah memeriksa rincian informasi yang diterima lalu meneruskannya ke bank untuk mencegah penipuan.

Sementara gateway memiliki fungsi melindungi data kartu baik berbentuk debit ataupun kredit memanfaatkan teknologi enkripsi untuk meminimalisasi scamming dan penipuan juga. Jadi baik platform gateway maupun aggregator sama-sama berusaha melindungi keamanan serta kenyamanan pengguna dalam transaksi keuangan entah secara online maupun offline.

3. Cakupan Layanan

Dari segi cakupan layanan, keduanya sama-sama memiliki cakupan cukup luas karena basisnya online. Bedanya, platform aggregator biasanya masih membutuhkan terminal pembayaran karena melayani pembayaran secara offline juga. Sedangkan gateway, tidak membutuhkan hal tersebut dan memanfaatkan aplikasi tertentu. Inilah mengapa gateway bisa diintegrasikan dengan plug-in ERP (Enterprise Resource Planning) dan website e-commerce. 

Layanan Payment Aggregator dari Durianpay

Melihat pentingnya keberadaan platform aggregator dan gateway untuk mendukung sistem pembayaran masa kini, ada banyak sekali jasa yang menawarkan manfaat kedua platform ini sehingga bisa dimanfaatkan oleh para pemilik usaha online berskala kecil maupun besar.

Salah satu yang cukup tepercaya adalah Durianpay. Menawarkan layanan payment aggregator dan gateway, Durianpay berusaha mempermudah setiap transaksi pembayaran online menggunakan teknologi memadai dan sistem keamanan berlapis. Untuk bergabung dengan Durianpay pun caranya cukup mudah.

Durianpay adalah sebuah Payment Service Provider terbaik dengan integrasi lengkap ke berbagai payment gateway di Indonesia. Menerima, memproses, dan mencairkan pembayaran dengan mudah. Durianpay juga biasa disebut sebagai Payment Aggregator pembayaran bekerja sama dengan beberapa payment gateway dan penyelenggara transfer dana untuk membangun solusi-solusi yang dibutuhkan beragam jenis usaha. 

Durianpay menyediakan pembayaran menyeluruh yang memungkinkan berbagai usaha untuk tumbuh dan berkembang melalui solusi satu atap untuk proses checkout tanpa kendala, API, dan dasbor modern yang mudah terintegrasi.

Anda hanya perlu mengunjungi situs Durianpay.id dan memilih layanan yang diinginkan. Dengan dukungan teknologi terbaik, layanan yang ditawarkan Durianpay cukup fleksibel. Anda bisa bebas memilih sistem integrasi yang diinginkan atau sesuai dengan kebutuhan usaha online.

Proses instalasi fasilitasnya pun tidak terlalu sulit. Mengingat Durianpay memiliki banyak tenaga profesional yang siap membantu Anda secara langsung ataupun online kapanpun dibutuhkan. Soal keamanan dan legalitas, kita tidak perlu khawatir. Durianpay memanfaatkan sistem keamanan mumpuni untuk melindungi data setiap merchant dan individu yang bekerja sama.

Itulah perbedaan payment aggregator dan payment gateway, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *