Contact - blog.egiandrea(at)gmail.com

Tips Memilih Bank Sesuai Kebutuhan!

Disaat pandemi seperti ini, untuk urusan keuangan banyak yang mejadi kesulitan. Ada yang dipecat bahkan sampai tidak dibayar. Alhasil, untuk tetap memenuhi kebutuhan alhasil melakukan pinjaman, bank bri salah satunya. Bank BRI sebagai bank yang dikenal dengan jaringan luas diseluruh Indonesia menjadi bank yang banyak di pinjam oleh masyarakat karena jaminan mudah tanpa ribet seperti Registrasi Internet Banking dan berbagai kebutuhan digital lainnya.

Lantas, jika ingin meminjam di Bank, ada beberapa hal loh yang perlu kamu perhatikan mulai dari tips memilih bank hingga tujuan pinjaman. Hal-hal ini sebaiknya kamu perhatikan agar tidak menjadi masalah dikemudian hari.

Berikut 4 Tips Memilih Bank Untuk Melakukan Pinjaman

  1. Kenali kebutuhan anda atau kebutuhan usaha anda.
    Jangan mendahulukan keinginan dari kepentingan. Kalau produksi kita sedikit sedangkan pesanan semakin tinggi sehingga tidak bisa memenuhi permintaan, artinya kita butuh fasilitas yang berhubungan dengan volume produksi, sehingga jangan meminjam uang untuk membeli mobil atau memperluas bangunan, tapi utamakanlah membeli alat-alat produksi.
  2. Jika sudah mengetahui kebutuhan anda perhitungkan kemampuan bayar
    Berapa jumlah pemasukkan perbulan, berapa biaya pengeluaran. Nah sisa dari perhitungan tersebut disisikan 50% untuk simpanan, 20% untuk pengeluaran lain-lain dan sisanya 30% untuk angsuran pinjaman yang akan diajukan.
  3. Ceritakan dengan transparan kebutuhan anda dengan petugas Bank.
    Jangan menutupi hal-hal yang ditanyakan oleh petugas bank, seperti berapa pemasukan perbulan, berapa pengeluaran, dari mana saja sumber dana yang didapat, ada hutang/piutang di tempat lain dan sebagainya.

    Bahkan terkadang fihak Bank akan menanyakan juga hobby dan kebiasaan kita lainnya. Semua hal tersebut sangat bermanfaat supaya petugas Bank dapat menentukan keakuratan perhitungan dan jenis pinjaman apa yang cocok untuk kita, termasuk juga character kita akan menjadi penentu utama sebuah pinjaman dapat diberikan atau tidak oleh pihak Bank.
  4. Jangan sekali-sekali kita menyalahgunaan uang yang dipinjamkan oleh bank.
    Misal, bank telah memberikan kredit investasi untuk membeli mesin bubut, tapi kita gunakan untuk membangun gedung atau membeli kebun. Demikian juga jika kita diberikan pinjaman modal kerja untuk menambah persediaan barang dagangan, tapi kita gunakan untuk membeli mobil atau rumah.penyalahgunaan kredit seperti ini akan berdampak negatif bagi nasabah maupun pihak bank sendiri.

Jenis Pinjaman Berdasarkan Kebutuhan:

Meminjam uang di Bank tidak boleh sembarangan, harus ada tujuan yang jelas. Berikut Tujuan Pinjaman di Bank yang bisa kamu gunakan:

  1. Investasi
    Pinjaman jenis ini diberikan, jika menurut pihak bank si nasabah membutuhkan barang-barang investasi untuk mendukung usahnya, seperti mesin-mesin, alat-alat berat, gedung, kapal ataupun kenderaan dan sebagainya
  2. Modal Kerja
    Pinjaman ini diberikan jika menurut bank si nasabah tersebut hanya butuh tambahan modal untuk memenuhi operasional usahanya. Misalnya, seorang pedagang beras, karena sangat banyak permintaan beras dan tidak mampu memenuhinya, maka ia akan diberikan tambahan modal untuk membeli stock beras sesuai dengan banyaknya kebutuhan permintaan dengan tetap memperhitungkan jumlah persediaan yang kita miliki.
  3. Kredit Konsumer
    Pinjaman jenis ini biasanya diberikan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, seperti : Kredit Kepemilikkan Rumah, Kredit Kendraan Bermotor, Kredit Multi Guna, dan dibeberapa Bank seperti BRI, BTPN, Bank Pembangunan Daerah melayani pinjaman khusus  yang diberikan kepada para pegawai maupun pensiunan.

Itu dia tips yang bisa kamu pelajari terlebih dahulu, jangan sampai disalah gunakan ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapetin Insight seputar Digital Marketing & Sosial Media di Grup Telegram. GRATIS!
Join Grup Telegram
Total
0
Share